Berita Terkini

KPU Kabupaten Boyolali Ikuti Ngopi Asli Bahas Strategi Build Up Pengadaan Langsung

Boyolali, kab-boyolali.kpu.go.id – Selasa (10/02), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Boyolali mengikuti kegiatan Ngopi Asli (Ngobrol Pinter Arsip dan Logistik) yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Tengah melalui rapat dalam jaringan. Kegiatan tersebut mengusung tema Strategi Build Up Pengadaan Langsung: Efisien, Transparan, dan Akuntabel.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan pemahaman jajaran pengelola arsip, keuangan, dan logistik di lingkungan KPU kabupaten/kota se-Jawa Tengah, khususnya dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa melalui mekanisme pengadaan langsung.

Hadir sebagai narasumber, Kepala Satuan Pelaksana Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (Kasatpel UKPBJ) KPU Provinsi Jawa Tengah, R. Suryanto, yang memaparkan secara komprehensif mengenai strategi build up dalam proses pengadaan langsung. Diskusi dipandu oleh moderator Shinta Dian Wahyuni, Analis Pengelola Keuangan APBN Ahli Pertama KPU Kabupaten Boyolali.

Dalam pemaparannya, narasumber menekankan bahwa strategi build up dalam pengadaan langsung menitikberatkan pada persiapan yang matang sejak tahap perencanaan. Kelengkapan dokumen administrasi, ketepatan penyusunan spesifikasi teknis, kejelasan harga perkiraan sendiri (HPS), serta tertibnya arsip pendukung menjadi faktor krusial agar proses pengadaan berjalan efisien, transparan, dan akuntabel.

Selain itu, strategi ini juga bertujuan meminimalkan potensi kesalahan administratif maupun risiko temuan audit di kemudian hari. Dengan persiapan yang terstruktur dan terdokumentasi dengan baik, setiap tahapan pengadaan dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan Ngopi Asli ini, KPU Kabupaten Boyolali berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pengadaan barang dan jasa, sekaligus memperkuat integritas dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran di lingkungan KPU.

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Telah dilihat 17 kali