Sosialisasi

KPU Boyolali Ajak Pemilih Disabilitas Aktif di Pemilu

Boyolali, kab-boyolali.kpu.go.id – Rabu (10/09), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Boyolali menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih, kali ini menyasar kelompok disabilitas di Desa Klewor, Kecamatan Kemusu. Kegiatan ini menghadirkan Nyuwardi, S.Pd., M.Si., Anggota KPU Kabupaten Boyolali Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, sebagai narasumber. Dalam paparannya, Nyuwardi menegaskan pentingnya Pemilu yang inklusif, di mana penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk berpartisipasi. Selain berhak memilih dengan fasilitas khusus seperti TPS ramah kursi roda, surat suara braille, hingga pendampingan resmi, penyandang disabilitas juga berhak menjadi penyelenggara pemilu tanpa diskriminasi. Nyuwardi menekankan bahwa suara kelompok disabilitas sangat berharga karena menentukan arah kepemimpinan, sehingga apabila mereka tidak menggunakan hak pilih, kepentingannya bisa terabaikan. Fakta partisipasi pada Pilkada 2024 menunjukkan adanya kesenjangan, dengan tingkat partisipasi pemilih umum mencapai 85 persen, sementara pemilih disabilitas hanya 34 persen. Kondisi ini menjadi tantangan bersama untuk meningkatkan kehadiran pemilih disabilitas pada Pemilu berikutnya. Melalui kegiatan ini, KPU Kabupaten Boyolali menegaskan komitmennya untuk mewujudkan pemilu yang inklusif, ramah disabilitas, dan memastikan terpenuhinya hak pilih seluruh warga negara. Pesan yang ditekankan, meski berbeda kemampuan, semua warga negara memiliki kedudukan yang sama dalam hak suara.

Lewat Upacara, KPU Boyolali Tanamkan Pentingnya Suara Pemilih Pemula

Boyolali, kab-boyolali.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Boyolali kembali melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih dengan menjadi Pembina Upacara di sekolah-sekolah. Pada Senin (01/09), KPU Boyolali berkesempatan hadir di SMA Negeri 1 Ampel. Kepala SMA Negeri 1 Ampel, Sri Wahyuni, S.Pd., M.Pd., menyambut baik kehadiran tim KPU. Dalam amanat upacara, Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM KPU Kabupaten Boyolali, Nyuwardi, S.Pd., M.Si., menekankan pentingnya peran pemilih pemula dalam Pemilu. Ia mengingatkan siswa untuk menjadi pemilih yang cerdas dengan memahami arti satu suara, mencari informasi yang benar, bersikap kritis, menolak politik uang, serta menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab. Selain itu, Nyuwardi juga memperkenalkan program Visit Rumah Pintar Pemilu (RPP). Program ini menjadi sarana pendidikan pemilih yang disiapkan KPU Boyolali melalui ruang multifungsi yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan edukasi kepemiluan. RPP didirikan sebagai wahana pembelajaran demokrasi, pusat studi dan diskusi kepemiluan, sekaligus ruang bagi masyarakat untuk menyalurkan ide-ide pembaruan. Dengan adanya Rumah Pintar Pemilu, KPU Boyolali berharap seluruh lapisan masyarakat, termasuk pemilih pemula, dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran berdemokrasi sehingga partisipasi dalam setiap penyelenggaraan Pemilu maupun Pemilihan semakin tinggi.

Kenalkan Pemilu ke Generasi Muda, KPU Boyolali Sosialisasi di SMK N 1 Musuk

Boyolali, kab-boyolali.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Boyolali kembali melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih dengan menjadi Pembina Upacara di SMA/SMK yang ada di Kabupaten Boyolali. Pada Hari Senin (04/08), KPU Kabupaten Boyolali berkesempatan menjadi Pembina Upacara di SMK Negeri 1 Musuk. Kepala SMK Negeri 1 Musuk, Mukimin, S.Pd. menyambut baik kedatangan Tim KPU Kabupaten Boyolali untuk memberikan amanat pada kegiatan upacara dan menyampaikan hal-hal berkaitan dengan Demokrasi maupun Pemilu. Pembina Upacara dalam kegiatan tersebut adalah Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM KPU Kabupaten Boyolali, Nyuwardi, S.Pd., M.Si. Dalam amanatnya, Nyuwardi menyampaikan tentang pentingnya menjadi Pemilih Pemula yang cerdas dan mengajak para siswa untuk menjadi bagian dari generasi yang melek demokrasi, peduli terhadap masa depan bangsa, dan sadar akan hak serta tanggung jawabnya sebagai warga negara. Nyuwardi juga membuka kesempatan kepada para guru dan siswa untuk memanfaatkan salah satu program Pendidikan Pemilih KPU Kabupaten Boyolali, yaitu Visit Rumah Pintar Pemilu (RPP). Visit RPP merupakan salah satu fasilitasi Pendidikan Pemilih yang dirancang KPU Kabupaten Boyolali dan bersifat akulturatif dengan memanfaatkan ruangan multi fungsi bagi seluruh aktivitas edukasi Kepemiluan bagi masyarakat. Rumah Pintar Pemilu KPU Kabupaten Boyolali didirkan sebagai wahana pendidikan demokrasi dan kepemiluan, pusat studi baik riset maupun diskusi tentang demokrasi dan kepemiluan, serta tempat berdiskusi dan menyalurkan ide-ide pembaharuan tentang kepemiluan. Adanya Rumah Pintar Pemilu KPU Kabupaten Boyolali diharapkan dapat membantu masyarakat di semua segmen untuk belajar kepemiluan sehingga dapat meningkatkan partisipasi masyarakat di setiap penyelenggaraan Pemilu maupun Pemilihan.

Sasar Pemilih Pemula, KPU Boyolali Sosialisasikan Kegiatan Pasca Tahapan dengan Menjadi Pembina Upacara

Boyolali, kab-boyolali.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Boyolali melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih kepada Pemilih Pemula siswa-siswi SMA/SMK di Kabupaten Boyolali. KPU Kabupaten Boyolali berkesempatan menjadi Pembina Upacara di SMK Negeri 1 Mojosongo dan SMA Negeri 1 Teras (20/05). Ketua Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM KPU Kabupaten Boyolali, Nyuwardi, S.Pd., M.Si, menjadi Pembina Upacara di SMK Negeri 1 Mojosongo. Sedangkan Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan, Wakhid Thoyib, menjadi Pembina Upacara di SMA Negeri 1 Mojosongo. Dalam amanatnya, Anggota KPU Kabupaten Boyolali menyampaikan bahwa pasca Tahapan Pemilu dan Pemilihan, KPU Kabupaten Boyolali tetap melaksanakan tugas-tugas kepemiluan, seperti Pemutakhiran Data Pemilih dan Sosialisasi serta Pendidikan Pemilih kepada berbagai segmen. Salah satu program Pendidikan Pemilih KPU Kabupaten Boyolali adalah Visit RPP atau Mengunjungi Galeri Pintar Pemilu KPU Kabupaten Boyolali. Visit RPP merupakan salah satu fasilitasi Pendidikan Pemilih yang dirancang KPU Kabupaten Boyolali dan bersifat akulturatif dengan memanfaatkan ruangan multi fungsi bagi seluruh aktivitas edukasi Kepemiluan bagi masyarakat. Galeri Pintar Pemilu KPU Kabupaten Boyolali didirkan sebagai wahana pendidikan demokrasi dan kepemiluan, pusat studi baik riset maupun diskusi tentang demokrasi dan kepemiluan, serta tempat berdiskusi dan menelurkan ide-ide pembaharuan tentang kepemiluan. Adanya Galeri Pintar Pemilu KPU Kabupaten Boyolali diharapkan dapat membantu masyarakat di semua segmen untuk belajar kepemiluan sehingga dapat meningkatkan partisipasi masyarakat di setiap penyelenggaraan Pemilu maupun Pemilihan. Nyuwardi dan Wakhid Thoyib mengajak guru dan para siswa memanfaatkan program KPU Kabupaten Boyolali tersebut untuk menambah wawasan siswa terkait Pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan di Jawa Tengah dan Kabupaten Boyolali. Selain itu, juga menyampaikan harapannya kepada para Pemilih Pemula agar dapat menjadi Pemilih yang cerdas pada Pemilu dan Pemilihan yang akan datang. Kepala SMK Negeri 1 Mojosongo, Drs. Agus Margono, menyambut baik kedatangan Tim KPU Kabupaten Boyolali untuk memberikan amanat pada kegiatan upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke-117 dan menyampaikan hal-hal berkaitan dengan Demokrasi maupun Pemilu. Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Teras berterima kasih untuk program KPU Kabupaten Boyolali karena siswa-siswi dapat belajar tentang demokrasi dan penyelenggaraan Pemilu langsung dari KPU Kabupaten Boyolali. Ke depannya, SMA Negeri 1 Teras berharap ada komunikasi dan bantuan narsumber untuk mengisi kegiatan yang berkaitan dengan kepemiluan.

KPU Boyolali Selenggarakan Sosialisasi Tahapan Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Boyolali Tahun 2024

BOYOLALI – Pemilihan kepala daerah (Pilkada) tersisa 4 bulan lagi. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Boyolali berkomitmen untuk melakukan penyebarluasan informasi terkait penyelenggaraan Pilkada agar hajatan daerah serentak ini berjalan sukses, damai dan lancar dengan adanya dukungan dari semua pihak. KPU Kabupaten Boyolali menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Boyolali Tahun 2024 pada Hari Selasa (13/08), bertempat di Pondok Indah Hotel. Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai organisasi masyarakat yang ada di Kabupaten Boyolali. Sosialisasi diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Boyolali untuk menginformasikan Tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Boyolali Tahun 2024 kepada organisasi masyarakat. Mulai dari tahapan Penetapan Daftar Pemilih, Pembentukan Badan Adhoc, Pencalonan, Kampanye, sampai dengan Pemungutan dan Penghitungan Suara. Anggota KPU Kabupaten Boyolali Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM, Nyuwardi, membuka kegiatan dan menyampaikan bahwa melalui kegiatan tersebut, diharapkan informasi yang disampaikan kepada organisasi masyarakat dapat disebarluaskan minimal kepada anggota organisasi masyarakat masing-masing dan akan lebih baik jika dapat disampaikan kepada kelompok masyarakat yang lain. Dalam pemaparan materi, Nyuwardi menyampaikan informasi mengenai tahapan dan jadwal Pilkada yang diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 2 Tahun 2024 tentang Tahapan dan Jadwal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota. Selain itu, juga disampaikan mengenai tahapan yang sudah dikerjakan, tahapan dalam proses, dan persiapan yang dilakukan KPU Kabupaten Boyolali berkaitan dengan tahapan yang akan datang. Partisipasi Pemilih di Kabupaten Boyolali pada Pilkada Tahun 2020 tercatat sebanyak 89,85 % dari jumlah Pemilih yang sudah ditetapkan. KPU Kabupaten Boyolali akan terus berupaya untuk meningkatkan angka partisipasi masyarakat di Boyolali dalam Pilkada Serentak 2024 melaui sosialisasi yang secara masif dilakukan di media sosial maupun tatap muka dengan berbagai segmen.

Populer

Belum ada data.