Berita Terkini

KPU Boyolali Ikuti BerCanDa Bahas Pengelolaan Database Pemilu 2024

Boyolali, kab-boyolali.kpu.go.id – Selasa (19/05), KPU Kabupaten Boyolali mengikuti kegiatan BerCanDa (Bicara Seputar Perencanaan dan Data) yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Tengah dengan mengusung tema “Highlights Database: Implementasi dan Tindak Lanjut Penyusunan Database Hasil Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024”. Kegiatan ini diikuti oleh KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah sebagai upaya penguatan kapasitas serta peningkatan pemahaman dalam pengelolaan database hasil Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024. Dalam kegiatan tersebut, hadir sebagai narasumber Basmar Perianto A selaku Ketua Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Provinsi Jawa Tengah. Ia menyampaikan bahwa database kepemiluan merupakan sistem penyimpanan dan pengolahan data terstruktur yang memuat berbagai informasi penting terkait penyelenggaraan pemilu, mulai dari data perolehan suara, profil peserta pemilu, statistik pemilih, hingga berbagai informasi pendukung lainnya. Lebih lanjut dijelaskan bahwa database kepemiluan mencakup Data Badan Ad Hoc, Data Daftar Pemilih, serta Data Rekapitulasi Hasil Pemilu. Pengelolaan database yang baik dan terstruktur menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung kebutuhan informasi bagi seluruh pihak yang berkepentingan, sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga akuntabilitas dan dokumentasi penyelenggaraan pemilu. Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan dipandu oleh Sabbikisma Setia Nugraha selaku Kepala Bagian Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Provinsi Jawa Tengah yang bertindak sebagai moderator. Diskusi yang komunikatif memberikan ruang bagi peserta untuk memahami lebih dalam terkait implementasi serta tindak lanjut penyusunan database hasil Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024. Melalui kegiatan ini, diharapkan database yang dimiliki oleh penyelenggara pemilu dapat tersimpan dan terkelola dengan baik sebagai sumber informasi yang akurat, sekaligus menjadi bagian dari dokumentasi dan bukti sejarah penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024.

I Love Monday Seri XXV, KPU Boyolali Tingkatkan Pemahaman Penggunaan Aplikasi Srikandi

Boyolali, kab-boyolali.kpu.go.id – Senin (18/05), dalam rangka memperkuat kelembagaan melalui peningkatan kapasitas jajaran sumber daya manusia, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Boyolali kembali melaksanakan kegiatan I Love Monday Putaran ke III, pada hari Senin, 18 Mei 2026 Seri XXV dengan tema Pengelolaan Aplikasi Srikandi di Lingkungan KPU Kabupaten Boyolali bertempat di Kantor KPU Kabupaten Boyolali. Hadir membuka kegiatan Anggota KPU Kabupaten Boyolali Wakhid Thoyib, serta dalam arahannya menegaskan bahwa Aplikasi Srikandi merupakan salah satu aplikasi yang berfungsi mempercepat proses administrasi pemerintahan, sehingga perlu memahami teknis aplikasi dan fungsi dari Aplikasi Srikandi. Selanjutnya, sebagai pemantik diskusi tema Pengelolaan Aplikasi Srikandi di Lingkungan KPU Kabupaten Boyolali adalah Nova Faulana staf pelaksana pada Sub Bagian Keuangan, Umum dan Logistik. Sebagai pengantar Nova menjelaskan bahwa Srikandi adalah aplikasi Sistem Informasi  Kearsipan  Dinamis  Terintegrasi  yang  digunakan untuk mengelola arsip dinamis secara digital di lingkungan pemerintahan Indonesia, aplikasi  ini  dikembangkan  sebagai  bagian  dari  program  nasional  Sistem Pemerintahan  Berbasis  Elektronik  (SPBE)  untuk  mendukung  tata  kelola  pemerintahan  yang bersih,  efektif,  transparan,  dan  efisien.  Sesi berikutnya, Nova menjelaskan akun yang berperan dalam aplikasi Srikandi dan dalam kesempatan ini juga menguraikan alur naskah dinas melalui aplikasi Srikandi. KPU Kabupaten Boyolali mendukung pemanfaatan aplikasi dalam rangka peningkatan kualitas pelayan unit kerja atau instansi. Melalui kegiatan I Love Monday seluruh jajaran pegawai di KPU Kabupaten Boyolali dapat meningkatkan kemampuan digital dari penggunaan aplikasi Srikandi. Turut hadir dalam kegiatan Anggota KPU Kabupaten Boyolali dan seluruh jajaran sekretariat KPU Kabupaten Boyolali.

KPU Boyolali Ikuti Bedah Buku tentang Pendekatan Matematika dalam Sistem Pemilu

Boyolali, kab-boyolali.kpu.go.id – Selasa (12/05), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Boyolali mengikuti kegiatan Bedah Buku Making Democracy Count: How Mathematics Improves Voting, Electoral Maps, and Representation yang diselenggarakan oleh KPU Republik Indonesia secara daring. Kegiatan tersebut menghadirkan penulis buku, Prof. Ismar Volić dari Wellesley College, Amerika Serikat, serta dua panelis, yakni Dr. Mada Sukmajati dan Prof. Dr. Aditya Perdana. Bedah buku ini membahas peran matematika dan pendekatan ilmiah dalam meningkatkan kualitas demokrasi dan sistem kepemiluan. Dalam pemaparannya, Prof. Ismar Volić menjelaskan bahwa pendekatan matematika dapat digunakan untuk menganalisis berbagai persoalan dalam pemilu, seperti sistem pemungutan suara, pembagian daerah pemilihan, hingga representasi politik. Melalui analisis matematis, berbagai potensi distorsi dalam sistem pemilu dapat diidentifikasi dan dievaluasi secara lebih objektif. Sementara itu, para panelis turut mengulas penerapan pendekatan kuantitatif dalam konteks kepemiluan di Indonesia. Pembahasan mencakup pentingnya sistem pemilu yang lebih representatif, metode konversi suara menjadi kursi, pengaruh desain daerah pemilihan terhadap representasi politik, serta pemanfaatan simulasi dan analisis data dalam reformasi kepemiluan. Selain itu, kegiatan ini juga menekankan pentingnya literasi numerik pemilu bagi masyarakat. Pemahaman publik terhadap data dan mekanisme pemilu dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung demokrasi yang transparan, akuntabel, dan partisipatif. Melalui kegiatan ini, KPU Kabupaten Boyolali memperoleh tambahan wawasan dan pemahaman mengenai pentingnya pendekatan berbasis data, analisis, dan metodologi ilmiah dalam tata kelola kepemiluan. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas kelembagaan dalam mendukung penyelenggaraan pemilu yang semakin berkualitas dan berintegritas.

KPU Boyolali Ikuti NgoPi AsLi Bahas Peta Jalan Logistik 4.0 Pemilu Berkelanjutan

Selasa (12/05), KPU Kabupaten Boyolali mengikuti kegiatan Ngobrol Pintar Arsip dan Logistik (NgoPi AsLi) yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Tengah dengan tema “On Target: Manfaat Peta Jalan Logistik 4.0 Untuk Penyempurnaan Tata Kelola Logistik Pemilu Berkelanjutan”. Kegiatan ini diikuti oleh KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah sebagai ruang berbagi pengetahuan, penguatan kapasitas, serta peningkatan pemahaman terkait pengelolaan logistik pemilu yang efektif, modern, adaptif, dan berkelanjutan. Dalam kegiatan tersebut hadir narasumber Bapak Basmar Perianto A selaku Ketua Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Provinsi Jawa Tengah. Beliau menyampaikan pentingnya penyusunan peta jalan Logistik 4.0 sebagai langkah strategis dalam menyempurnakan tata kelola logistik pemilu agar semakin tepat sasaran, akuntabel, efisien, serta mampu menyesuaikan perkembangan teknologi dan kebutuhan penyelenggaraan pemilu ke depan. Pengelolaan logistik yang direncanakan secara matang juga menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung kelancaran dan keberhasilan setiap tahapan pemilu maupun pemilihan. Kegiatan dipandu oleh Eko Supriyono selaku Kepala Bagian Keuangan, Umum dan Logistik KPU Provinsi Jawa Tengah yang memoderatori jalannya diskusi secara interaktif dan komunikatif. Melalui kegiatan ini, diharapkan jajaran pengelola logistik di lingkungan KPU Kabupaten/Kota dapat terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat koordinasi, serta mampu menerapkan tata kelola logistik pemilu yang inovatif, efektif, dan berkelanjutan.

KPU Boyolali Melakukan Koordinasi dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Boyolali

Boyolali, kab-boyolali.kpu.go.id – Kamis (07/05), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Boyolali melakukan kunjungan ke Sekretaris Daerah Kabupaten Boyolali. Kegiatan tersebut bertujuan untuk berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Boyolali terkait dengan program-program kegiatan yang saat ini dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Boyolali. Ketua KPU Kabupaten Boyolali, Maya Yudayanti, menyampaikan beberapa hal antara lain : KPU Kabupaten Boyolali saat ini sedang melaksanakan kegiatan Pendidikan pemilih berkelanjutan, utamanya di lembaga Pendidikan. Selain itu, KPU juga melaksanakan kegiatan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan. KPU juga menyampaikan bahwa saat ini sedang menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk pelaksanaan Pilkada Tahun 2029, yang apabila jadi dilaksanakan akan menggunakan anggaran Hibah Daerah. Untuk itu Pemerintah Daerah agar mempersiapkan Dana Hibah untuk Penyelenggaraan Pilkada tersebut. Hal tersebut bisa disiapkan dengan menyusun Dana Cadangan. Sekretaris Daerah Kabupaten Boyolali, M Syawalludin menerima dengan baik kunjungan serta informasi yang disampaikan KPU Kabupaten Boyolali. Pemerintah Daerah Boyolali akan terus berkoordinasi terkait dengan persiapan penyelenggaraan Pilkada di tahun 2029.

KPU Boyolali Ikuti NGoPi AsLi Bahas Transformasi Digital TTE pada SRIKANDI

Boyolali, kab-boyolali.kpu.go.id – Selasa (5/05), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Boyolali mengikuti kegiatan Ngobrol Pintar Arsip dan Logistik (NGoPi AsLi) dengan tema “Super Sub: Transformasi Digital Dalam Penggunaan Tanda Tangan Elektronik (TTE) pada Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI)” yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Tengah secara daring. Kegiatan ini diikuti oleh KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan pemahaman dalam pengelolaan arsip berbasis digital. Dalam kegiatan tersebut, narasumber Astrid Proborini selaku Kasubbag Data dan Informasi KPU Provinsi Jawa Tengah memaparkan pentingnya transformasi digital dalam tata kelola kearsipan, khususnya melalui optimalisasi penggunaan aplikasi SRIKANDI yang terintegrasi dengan Tanda Tangan Elektronik (TTE). Hal ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi, keamanan, serta keabsahan dokumen dalam lingkungan kerja pemerintahan. Sementara itu, Dafidh Myharta S selaku Kasubbag Umum dan Logistik KPU Provinsi Jawa Tengah menambahkan bahwa implementasi TTE dalam SRIKANDI menjadi langkah strategis dalam mendukung tertib administrasi, percepatan layanan, serta penguatan akuntabilitas pengelolaan arsip dan logistik di lingkungan KPU. Kegiatan yang dimoderatori oleh B. Eko Setyowati ini berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab, sehingga memberikan ruang bagi peserta untuk memperdalam pemahaman serta berbagi pengalaman terkait penerapan SRIKANDI dan TTE di masing-masing satuan kerja. Melalui kegiatan ini, KPU Kabupaten Boyolali diharapkan dapat semakin siap dalam mengimplementasikan transformasi digital di bidang kearsipan, serta mendukung terwujudnya tata kelola arsip yang modern, efektif, dan akuntabel.

🔊 Putar Suara