Berita Terkini

Rapat Kerja Tata Kelola Arsip di Lingkungan KPU Kabupaten Boyolali

Boyolali, kab-boyolali.kpu.go.id – Rabu (14/01), KPU Kabupaten Boyolali melaksanakan Rapat Kerja Tata Kelola Arsip yang dihadiri oleh Seluruh jajaran Komisioner, Seluruh Kasubbag, serta staf yang bertanggung jawab dalam pengelolaan arsip. Rapat ini mempunyai tujuan memperkuat sistem pengelolaan arsip di KPU kabupaten Boyolali agar lebih tertib, efisien, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yaitu sesuai dengan Keputusan KPU nomor 17 tahun 2023 tentang Jadwal Retensi Arsip. Rapat menghasilkan kesepakatan bahwa tata kelola arsip di KPU Kabupaten Boyolali harus dilakukan secara terpadu, baik arsip fisik maupun digital. Penetapan jadwal retensi, pemisahan arsip aktif dan inaktif, serta penguatan sistem pengelolaan softcopy melalui alih media arsip menjadi prioritas utama. Melalui rapat ini, di harapkan penyusunan dan penatakelolaan arsip di KPU Kabupaten Boyolali dapat disusun dengan lebih baik secara softcopy maupun hardcopy.

KPU Kabupaten Boyolali Ikuti Talk To Me KPU Jateng, Perkuat Sinergitas dan Kepemimpinan Kolektif

Boyolali, kab-boyolali.kpu.go.id – Rabu (14/01), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Boyolali mengikuti kegiatan Talk To Me dengan tema “Merajut Sinergitas dan Kolektif Kolegial” yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Tengah melalui rapat dalam jaringan (daring). Kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengalaman (sharing session) antarpenyelenggara pemilu dalam rangka meningkatkan kapasitas kelembagaan yang berintegritas dan profesional. Kegiatan Talk To Me dibuka secara resmi oleh Anggota KPU Provinsi Jawa Tengah, Basmar Perianto Amron. Dalam sambutannya, Basmar menegaskan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk memperkuat sinergi, komunikasi, serta kerja kolektif di lingkungan KPU sebagai penyelenggara pemilu. Ia menekankan pentingnya membangun pemahaman bersama agar seluruh jajaran KPU mampu menjalankan tugas dan kewenangan secara solid, transparan, dan bertanggung jawab. Arahan selanjutnya disampaikan oleh Anggota KPU Provinsi Lampung, Angga Lazuardy. Dalam pemaparannya, Angga menyoroti peran strategis sumber daya manusia (SDM) sebagai best practice dari seluruh proses perencanaan hingga teknis penyelenggaraan pemilu dan pemilihan. Menurutnya, kualitas SDM menjadi faktor penentu keberhasilan penyelenggaraan pemilu yang berintegritas, profesional, dan dipercaya publik. Pada kegiatan Talk To Me kali ini, dihadirkan dua narasumber. Narasumber pertama, Ahmad Mustakim, Anggota KPU Kabupaten Blora selaku Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklih, Parmas dan SDM). Dalam materinya, Mustakim mengulas tentang kepemimpinan, kolektif kolegial, serta komunikasi strategis. Ia memaparkan kelebihan dan kekurangan kepemimpinan kolektif kolegial dibandingkan dengan kepemimpinan tunggal, serta menjelaskan karakteristik kepemimpinan tim yang efektif dalam organisasi penyelenggara pemilu. Sementara itu, narasumber kedua, Anggota KPU Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung yang juga membidangi Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM, Habibi, menjelaskan prinsip-prinsip kolektif kolegial dalam pengambilan keputusan. Habibi turut menguraikan berbagai kendala dan tantangan yang kerap dihadapi dalam penerapan kolektif kolegial, serta pentingnya komunikasi dan saling percaya antaranggota sebagai kunci keberhasilan kerja bersama. KPU Kabupaten Boyolali mengikuti dan mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Talk To Me ini. Melalui kegiatan tersebut, KPU Kabupaten Boyolali berkomitmen untuk terus mendukung upaya peningkatan kapasitas kelembagaan serta optimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi sebagai penyelenggara pemilu. Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Boyolali beserta seluruh jajaran Sekretariat KPU Kabupaten Boyolali.

KPU Boyolali Perkuat Tata Kelola Arsip Kepemiluan melalui Koordinasi dengan Kantor Arsip Daerah

Boyolali, kab-boyolali.kpu.go.id – Rabu (14/01), Komisi Pemilihan Umum (KPU)KPU Kabupaten Boyolali melalui Kepala Sub Bagian Keuangan, Umum, dan Logistik Sekretariat KPU Kabupaten Boyolali bersama staf melaksanakan kegiatan koordinasi dengan Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Boyolali. Koordinasi tersebut dilakukan dalam rangka pembahasan dan penyesuaian Jadwal Retensi Arsip (JRA) Kepemiluan. Kegiatan koordinasi ini bertujuan untuk memastikan pengelolaan arsip kepemiluan di lingkungan Sekretariat KPU Kabupaten Boyolali dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan kearsipan, serta menjamin tertib administrasi, keamanan, dan keberlanjutan arsip sebagai dokumen pertanggungjawaban kelembagaan. Melalui koordinasi ini, diharapkan terdapat kesamaan pemahaman terkait klasifikasi, jangka waktu penyimpanan, pemeliharaan, hingga penyusutan arsip kepemiluan. Hasil dari koordinasi tersebut menjadi pedoman bagi KPU Kabupaten Boyolali dalam pengelolaan arsip kepemiluan agar lebih efektif, efisien, dan akuntabel, sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola kearsipan yang baik dan profesional.

KPU Kabupaten Boyolali Hadiri Lepas Sambut Kapolres Boyolali

Boyolali, kab-boyolali.kpu.go.id – Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Boyolali, Aniek Ambarwati, S.E., menghadiri kegiatan Lepas Sambut Kapolres Boyolali pada Selasa (13/01) di Ruang Merbabu, Kantor Bupati Boyolali. Kapolres Boyolali sebelumnya dijabat oleh AKBP Rosyid Hartanto, S.H., S.I.K., M.H., dan kini beralih kepada AKBP Indra Maulana Saputra, S.H., S.I.K., M.Si. Acara ini menjadi momentum penting pergantian kepemimpinan di lingkungan Polres Boyolali serta kesempatan mempererat hubungan antar unsur pimpinan dan mitra kerja lintas instansi. Suasananya hangat dan menunjukkan semangat kolaborasi dalam mendukung tugas masing-masing lembaga. Dalam momen tersebut, disampaikan apresiasi atas dedikasi pejabat sebelumnya, disertai harapan bagi pejabat baru untuk melanjutkan dan meningkatkan kinerja institusi. Kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi ruang memperkuat komitmen bersama dalam membangun koordinasi yang berkesinambungan.

Perkuat Sinergi dan Komunikasi, KPU Boyolali Ikuti Ngopi Asli dan BerCanDa bersama KPU Provinsi Jawa Tengah

Boyolali, kab-boyolali.kpu.go.id – Selasa (13/01), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Boyolali mengikuti kegiatan Ngopi Asli dan BerCanDa yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh jajaran KPU Kabupaten Boyolali. Peserta kegiatan meliputi Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Boyolali, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris, para Kepala Subbagian, pejabat fungsional, serta seluruh staf Sekretariat KPU Kabupaten Boyolali. Kegiatan ini menjadi wadah diskusi dan koordinasi dalam suasana yang komunikatif dan konstruktif antara KPU Provinsi Jawa Tengah dengan KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah. Melalui kegiatan Ngopi Asli dan BerCanDa ini, diharapkan dapat terbangun kesamaan persepsi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan, terjalinnya komunikasi yang efektif, serta semakin kuatnya sinergi antarunit kerja. Hal tersebut menjadi langkah awal yang strategis dalam upaya mencapai tujuan bersama serta meningkatkan kinerja dan profesionalitas kelembagaan KPU di seluruh tingkatan.

KPU Boyolali Gelar I Love Monday Bahas SOP Pemeliharaan dan Peminjaman BMN

Boyolali, kab-boyolali.kpu.go.id –Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Boyolali mengadakan kegiatan peningkatan kapasitas pegawai melalui program I Love Monday pada Senin (12/01). Agenda kali ini mengangkat tema Standar Operasional Prosedur Pemeliharaan dan Peminjaman Barang Milik Negara (BMN) di lingkungan KPU Kabupaten Boyolali. Kegiatan dibuka oleh Anggota KPU Kabupaten Boyolali sekaligus Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM, Nyuwardi. Ia menyampaikan bahwa pemahaman mengenai alur dan output pengelolaan BMN sangat penting agar seluruh jajaran memiliki acuan kerja yang seragam. Menurutnya, sosialisasi SOP perlu dilakukan secara berkala agar proses pemeliharaan maupun peminjaman BMN berjalan tertib dan sesuai ketentuan. Materi disampaikan oleh Anna Kurniawati, Kasubbag Keuangan, Umum, dan Logistik. Anna menjelaskan berbagai jenis BMN serta ruang lingkup pemeliharaannya, termasuk upaya menjaga kondisi dan fungsi aset agar tetap layak pakai. Ia menegaskan bahwa pemeliharaan bertujuan memastikan kesiapan BMN, mencegah kerusakan maupun kehilangan, serta menjaga akuntabilitas aset. Pada bagian peminjaman BMN, Anna mengingatkan prinsip-prinsip yang harus dipatuhi. Peminjaman tidak boleh mengganggu tugas pokok KPU, bersifat sementara, tidak dipungut biaya, serta wajib dicatat dan dipertanggungjawabkan. KPU Kabupaten Boyolali menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kelembagaan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran anggota KPU Kabupaten Boyolali serta seluruh pegawai sekretariat.